Wisma Kaum Hawa, Siapa Takut?!
Masih ingat Silaturrahmi Akbar kita kemarin, kan? Waktu itu ada satu usulan senada dan cukup unik dari para ukhawat. Jumlah usulan ini ada sekitar 3 buah, tertulis di kertas saran. Sebelumnya, ada yang ngusulin secara lisan lewat sesi petanyaan yang waktu itu dikomandani oleh Abu Imam. Tau ngga, usulan itu apa?
Penyediaan Wisma bagi akhwat. Inilah usulnya. Ketika kami melaporkan hasil acara, termasuk usulan ini kepada Pengawas I, Pengurus I bertanya kepada beliau, tentang juntrung Wisma untuk para sahabati. Karena ketidaktahuannya, jawaban ini mengejutkan si penanya. Wisma untuk kaum hawa itu pernah ada kata Om Mukhlis. Gitu rupanya, yang lain ikut mendengarkan. Om Mukhlis lalu menimpali diplomatis, "Jika memang ada yang mau ya kita akan usahakan."
(bersambung)
Penyediaan Wisma bagi akhwat. Inilah usulnya. Ketika kami melaporkan hasil acara, termasuk usulan ini kepada Pengawas I, Pengurus I bertanya kepada beliau, tentang juntrung Wisma untuk para sahabati. Karena ketidaktahuannya, jawaban ini mengejutkan si penanya. Wisma untuk kaum hawa itu pernah ada kata Om Mukhlis. Gitu rupanya, yang lain ikut mendengarkan. Om Mukhlis lalu menimpali diplomatis, "Jika memang ada yang mau ya kita akan usahakan."
(bersambung)

2 Comments:
Dulu memang ada wisma buat cewek. Dan menjadi pusat kegiatan keputrian KMKM. Hanya karena dalam perjalanannya, satu persatu penghuninya memilih tempat tinggal sendiri, ya akhirnya tidak pernah ada lagi. Satu hal utama dalam masalah wisma itu adalah kebutuhan. Itu saja.
Ban Aman, terima kasih atas masukannya. Benar yang Abang katakan, kebutuhan. Ini poinnya.
Post a Comment
Subscribe to Post Comments [Atom]
<< Home